Sebagai salah satu bentuk konsistensi dari SD Muhammadiyah PK Gantiwarno dari tahun ke tahun adalah mengadakan kegiatan Fieldtrip guna menguatkan pengetahuan para peserta didik pada wawasan baru di Yogyakarta. Pada kesempatan ini fieldtrip sekolah akan di kelompokkan menjadi dua fase yaitu fase A dan fase B plus.
Tempat menarik yang dikunjungi yaitu pengerajin seni yaitu Desa Kasongan dan Galaxy Water Park untuk Fase A. Sedangkan untuk tempat menarik kedua yaitu Museum Sono Budaya dan Outbond Pulesari.
Kedua kelompok ini tentunya sudah dipertimbangkan secara matang dalam menentukan tempat tujuan. Sehingga para wali murid bisa tenang dan pesera didik merasa nyaman berada di tempat kunjungan.
Tidak hanya pada pelayanan yang kami sediakan dengan pertimbangan yang baik, melainkan dari savety armada dan tempat juga kami perhatikan dengan baik. Sehingga peserta didik akan merasa nyaman selama perjalanan pulang dan pergi.
Dalam kunjungan hari pertama di Desa Kasongan Bantul (9/12/24), peserta didik Fase A sudah disambut hangat oleh para pelatih kerajinan di tempat tersebut. Mereka menyambut dengan mengadakan fun game yang dilanjutkan dengan pengarahan coach kerajinan sebagai pengantar peserta didik dalam berkreasi di lokasi pengerajin gerabah tersebut. Terlihat mereka sangat antusias dalam berkreasi dan berkarya. Hal tersebut terlihat saat kegiatan membentuk tanah liat dan proses pencetakan tanah liat. Ekspresi mereka dikuatkan saat mereka dapat melihat hasil dari karya yang telah mereka buat tadi. Senyuman di wajah mereka pun tak dapat dibendung lagi.
Siang itu kegiatan semakin menarik karena peserta didik melanjutkan kegiatannya ke Galaxy Water Park di jalan Wonosari. Siang itu menjadi pelebur keletihan setelah proses pelatihan kriya Desa Kasongan. Bahagia tentu menyelimuti wajah mereka. Dan tentunya kegiatan fieldtip fase A berjalan lancer.
Sama halnya dengan kegiatan Fieldtrip Fase A, yang notabene mengikuti kegiatan fieldtrip di ghari selanjutnya (11/12/24). Kegiatan Fase B Plus ini berlokasi di Museum Sono Budaya untuk kegiatan pertama. Perjalanan pertama di Sono Budaya diikuti dengan mengelilingi museum yang terbagi menjadi dua Gedung. Dalam kegiatan ini pesera didik diajak untuk melihat peninggalan yang bersifat dua dimensi hingga empat dimensi. Bahkan pada beberapa bagian ruangan, peserta didik diajak untuk menonton film documenter dan perunjukan wayang yang dibungkus dengan cara modern. Sangat menarik dan memotivasi peserta didik untuk menykai Sejarah.
Tempat selanjutnya pesera didik diajajk untuk menuju Desa Pulesari di daerah Turi,Sleman. Di sana mereka sudah disambut oleh tim outbond yang siap memandu kegiatan. Acara berlangsung kurang lebih tiga jam berada di daerah tersebut. Alhamdulillah semua lancar dan tidak ada aral melintang. Suasana ditutup dengan turunnya hujan lebat saat kami hendak pulang menuju Klaten. Kami pun senang dapat berjelajah wawasan dan adrenalin. Semoga kisah ini menjadi kenangan tersendiri di hati para pesera didik dan seluruh guru pengajar SD Muhammadiyah PK Gantiwarno.