SD Muhammadiyah Gantiwarno, adalah sebuah sekolah yang telah lama dikenal dengan pendidikan berkualitas, kembali mencatatkan prestasi luar biasa. Salah satu alumni siswanya, Hafizh Taqiyyuddin Hizbullah, baru-baru ini diterima di Imam Muhammad Bin Su’ud Islamic University, Riyadh, Saudi Arabia untuk melanjutkan studi di bidang agama Islam yaitu Fakultas Syari’ah. Keberhasilan Hafizh ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi sekolahnya yang dikenal dengan program pendidikan yang mengintegrasikan akademik, agama dan karakter dan juga membawa semangat baru bagi para siswa lainnya terkhusus di Gantiwarno untuk terus berprestasi dan meraih impian mereka.
Hafizh adalah putra dari Bapak Indarto dan Ibu Ika Tri Wahyuni yang beralamatkan di Perumahan Griya Indah Muruh, Gantiwarno. Hafizh, yang tahun ini berusia genap 22 tahun, dikenal sebagai siswa yang rajin dan cerdas sejak duduk di bangku SD. Ananda adalah alumni siswa di SD Muhammadiyah Gantiwarno angkatan yang ketiga. Selama masa sekolahnya, Hafizh telah menunjukkan ketertarikan yang mendalam dalam studi keislaman dan bahasa Arab. Selain itu, Ananda juga aktif mengikuti berbagai lomba tilawah, Olimpiade Sain Kuark (OSK), lomba OSN tingkat kabupaten Boyolali tahun 2019, dan masih banyak lomba yang dikuti. Setelah tamat SD, Hafizh melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA di Pondok Pesantren Al Madinah Boyolali pada tahun 2015-2021, yang sekarang diikuti jejaknya oleh kedua saudaranya yaitu adik-adiknya yang juga bersekolah di tempat yang sama. Selama 5 tahun Ananda sudah mampu menghafalkan Alqur’an sejumlah 30 juz. Tentunya tidaklah mudah untuk bisa meraih prestasi tersebut. Ananda membagikan berbagai trik agar bisa cepat dalam menghafal Alqu’an yaitu “ Yang paling konsisten, buat target minimal hafalan perhari ( tidak perlu banyak, misal 3-5 baris perhari), baiknya gunakan 4 hari menambah hafalan dan 3 hari murojaah agar tidak lupa, dan harus dengan bimbingan guru agar tepat dalam menghafal” ujar Ananda. Ananda juga mempunyai moto hidup untuk dijadikan semangat dalam menjalani kehidupannya yaitu “اطلبوا العلم صغاراً، تعملوا به كباراً، فإن لكل حاصد ما زرع” (Carilah ilmu di masa muda, maka kalian akan mengamalkannya di masa tua, karena setiap orang akan memanen apa yang ia tanam).
Pada waktu pengabdian (2021-2022) Ananda sempat mendaftar salah satu kampus di solo yaitu di UNS di Jurusan Sastra Arab. Setelah berjalan satu semester Ananda mencoba mendaftar di kampus Imam University, Riyadh, Saudi Arabia dan Alhamdulilah berkat prestasinya yang luar biasa yaitu nilai ijazah rata-rata lebih dari 90 dan banyak prestasi lainnya, Pada bulan Juni 2023 Ananda berhasil meraih beasiswa untuk kuliah di Riyadh, Saudi Arabia, negara yang memiliki banyak sejarah penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan agama Islam.
Orang tua Hafizh, yang selalu mendukung perjalanan pendidikan anaknya, merasa sangat bersyukur atas kesempatan ini. “Sejak Hafizh kecil, ia sudah menunjukkan kecintaannya terhadap Al-Qur’an dan ilmu agama. Kami sangat mendukungnya untuk mengejar impian dan menuntut ilmu lebih dalam di negeri yang kaya akan sejarah Islam ini,” ungkap ibu Hafizh, Ibu Ika Tri Wahyuni, dengan penuh haru.
Kepala SD Muhammadiyah Gantiwarno, Muh Wahyunto, S.Pd, M.Pd., juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian Hafizh. “Ini adalah kebanggaan bagi kami semua di SD Muhammadiyah Gantiwarno. Hafizh adalah contoh nyata bahwa dengan semangat belajar dan dedikasi, siswa-siswa kami mampu menembus pendidikan di luar negeri dan meraih cita-cita mereka,” ujarnya.
Hafizh sendiri mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk melanjutkan studi di Imam Muhammad Bin Su’ud University yang sudah berjalan 1,5 tahun. “Saya ingin memperdalam ilmu syari’ah Islam di Riyadh sampai lulus S2 dan setelah itu, saya berharap bisa kembali ke Indonesia untuk mengabdi pada masyarakat dan berbagi ilmu yang saya dapatkan,” kata Hafizh dengan penuh semangat.
Keberhasilan Hafizh ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang diberikan dari SD sampai SMA yang sudah dijalani tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi siswa dalam bidang keagamaan. Hafizh menjadi inspirasi bagi banyak siswa di Indonesia terkhusus di lingkungan Gantiwarno, membuktikan bahwa dengan kerja keras dan doa, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dapat tercapai. Harapannya, kisah ini dapat menjadi motivasi bagi pelajar Indonesia lainnya untuk terus mengejar impian dan menuntut ilmu setinggi mungkin.